Ngaji Linguistik, Pertajam Kemampuan Berbahasa Santri

SAJJAD Jumat, 26 Januari 2018 12:13 WIB
34x ditampilkan Headline Berita Kabar Pesantren Pekan Ngaji Tiga

Bata-Bata – Ngaji Linguistik pada Pekan Ngaji 3 berjalan khidmat kemarin, Kamis (25/01/2018). Acara yang bertempat di Aula pesantren tersebut dihadiri oleh alumni, asatidz, dan para santri. Mayoritas audien adalah santri yang aktif di lembaga kebahasaan yang ada di Pesantren.

Kajian itu menghadirkan Dr. H. Mohammad Kholison sebagai narasumber. Selain seorang yang sangat paham di bidang linguistik, beliau adalah penulis buku berjudul “Simantik Bahasa Arab” serta penerbit Lisan Arabi. Ngaji Linguistik kali ini bertemakan “Sejarah Linguistik dan Urgensinya dalam Pembelajaran Bahasa”. Pada acara tersebut narasumber mengupas tuntas sejarah serta perkembangan linguistik kuno hingga linguistik modern.

Beliau menjelaskan bahwasannya ketika berbicara mengenai linguistik, maka tidak akan lepas dari negara barat. “Kalau bicara linguistik, kita tidak akan lepas dari Prancis dan Amerika, juga negara barat lainnya karena memang asalnya dari sana,” katanya.

Tidak hanya itu, beliau juga meyampaikan bahwa faktor utama dilaksanakannya ngaji linguistikkali ini, agar pelajaran bahasa tetap terjaga, “Salah satu alasan ngaji linguistik kali ini untuk menjaga Ilmu Bahasa,” terangnya.

Zainulloh selaku moderator menyediakan sesi bagi narasumber untuk memaparkan materi dan setelahnya ada sesi untuk audien yang ingin bertanya. Beberapa santri dan para alumni pun mengacungkan tangannya saat moderator memberikan kesempatan untuk bertanya.

Pada akhir acara narasumber berpesan agar santri tidak lagi membeda-bedakan keutamaan belajar Bahasa Asing. “Pesan saya pada kalian berhentilah untuk memversuskan antara dua bahasa Asing, karena setiap Bahasa itu patut dan penting dipelajari,” simpulnya. (Hol/Mil/Asa)