Kejumudan Bukan Berasal Dari Tasawuf

ANIES Sabtu, 27 Januari 2018 18:27 WIB
196x ditampilkan Headline Berita Kabar Pesantren Pekan Ngaji 3

Bata-Bata – Ngaji Tasawwuf dan Pemikiran Islam dengan tema ‘Diskursus Tasawwuf: Kejumudan atau Kemajuan’ sukses digelar di halaman Madrasah Barat Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Sabtu malam (26/01/2018) yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 23.00 WIB.

Acara yang dihadiri ribuan santri Ponpes Muba tersebut mengahdirkan, Prof. Dato’ Paduka Dr. Zakaria Stapa Dosen Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM). Sedangkan yang bertindak sebagai moderator yaitu Alan Su’ud Ma’adi M.Sh, mahasiswa lulusan UKM.

Para santri dan peserta ngaji sangat antusias mengikuti kajian tersebut. Terbukti, meski dalam keadaan hujan, para santri dan peserta ngaji tetap tidak beranjak dati tempat duduknya.

Prof. Dato’ Paduka Dr. Zakaria Stapa mengatakan, pada hakikatnya penyebab kejumudan bukanlah tasawwuf melainkan manusia itu sendiri yang terpengaruh oleh faham materialisme atau kebendaan.

”Untuk itu, ada tiga tahap untuk mencapai makna tasawuf, yakni dengan cara iman, Islam, dan yang ketiga inilah yang disebut sebagai tasawwuf yaitu ihsan,” tambahnya.

Prof. Dato’ Paduka Dr. Zakaria Stapa menambahkan, bahwa tasawwuf berkembang dalam peradaban Islam bukan dibawa dimasukkan ke dalam peradaban Islam. “Dengan begitu, tasawuf dapat memberi perkembangan dalam kemajuan Islam,” pungkasnya. (Ris/Sup)