Ngaji Ketenagalistrikan, Dongkrak Pemahaman Santri Tentang Listrik

SAJJAD Ahad, 28 Januari 2018 00:41 WIB
134x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren Pekan Ngaji Tiga

Bata-Bata – Listrik di Indonesia khususnya rakyat Madura merupakan kebutuhan primer yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Apalagi di era serba canggih ini, semuanya harus tergantung pada penggunaan listrik.

Oleh sebab itu, Ikatan Mahasiswa Bata-Bata (IMABA) bekerja sama dengan Pekan Ngaji 3 PP. MUBA menggelar Workshop Ketenagalistrikan, sabtu (27/1/2018). Panitia mendatangkan Ir. Dwi Kusnanto (General Manajer PLN Distributor Jawa Timur), Drs. Heru Subagyo (Praktisi dan Pemerhati Ketenagalistrikan), Ir. Puguh Prijandoko (Manajer PLN Wilayah Madura) sebagai pemateri.

“Seminar ini sengaja kami adakan untuk memberikan pemahaman kepada para peserta tentang kelistrikan. Kami sudah mendatangkan pemateri yang memang sudah profesional tentang itu,” kata Muhammad Soleh selaku ketua panitia saat memberikan sambutan.

Ratusan peserta dari berbagai instansi di Madura memadati ruang aula Madrasah Barat untuk menyimak rangkaian materi yang akan disampaikan pemateri. Tidak hanya itu, pemateri yang terdiri dari praktisi PLN juga memberikan penjelasan dalam bentuk praktek langsung menggunakan alat praga listrik yang sudah disediakan.

Dijelaskan bahwa listrik di Madura merupakan serangkaian aliran listrik dari berbagai pembangkit yang ada di Jawa Timur dan Bali. Pemateri juga menyinggung tentang pelanggaran yang sering terjadi di beberapa daerah yang dilakukan oleh pelanggan.

“Listrik dari pembangkit utama akan ditrasnmisikan ke Madura melalui gardu terdekat. Tapi, selama ini Madura rapotnya hitam (paling buruk, red) Pak, dari daerah-daerah di Jawa Timur. Tunggakan tagihan dan pencurian listrik masih sangat banyak,” ungkap Ir. Dwi Kusnanto dalam penjelasannya.

Demi kesemangatan peserta, panitia bersama pemateri memberikan beberapa hadiah bagi setiap peserta yang bisa menjawab pertanyaan pemateri. “Penanya dan yang menjawab benar pertanyaan dari pemateri akan diberikan hadiah,” kata Ir. Puguh Prijandoko.

Workshop itu juga dihadiri dewan pengasuh PP. MUBA, RKH. Tohir Zain. Beliau menjelaskan bahwa ilmu tentang kelistrikan tersebut sangatlah penting untuk dipelajari. “Ilmu kelistrikan ini sangat penting, agar tidak gampang menyalahkan PLN jika padam. Mereka sudah mempertaruhkan nyawanya demi kita,” jelasnya saat sambutan. (lil/Asa)