Ketua MPR RI Kunjungi Ponpes Muba

SAJJAD Selasa, 17 April 2018 20:39 WIB
1256x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren Ponpes Muba

Bata-Bata – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Dr. HS Zulkifli Hasan kunjungi Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata (Muba) dalam rangka silaturrahim dan memotivasi santri agar menjadi pribadi yang hebat.

Kedatangan mantan Menteri Pertanian tersebut disambut hangat oleh Dewan A’wan Ponpes Muba RH M. Tohir Abd. Hamid. Sebelum menyapa para santri, Dr. Zulkifli – sapaan akrab Dr. HS Zulkifli Hasan berbincang ringan dengan Ra Tohir – sapaan akrab RH M. Tohir Abd. Hamid di aula pesantren, Senin, (16/04/2018).

Momen tersebut tidak disia-siakan oleh pengurus Ponpes Muba. Pada acara tersebut, Ponpes Muba mengadakan kuliah umum yang yang langsung diisi oleh Dr. Zulkifli, serta dihadiri oleh ribuan santri Ponpes Muba dan juga para asatid, berserta para tamu yang lain. Kuliah umum tersebut mengangkat tema, “Peran Pesantren Dalam Membangun Umat dan Bangsa”.

Sebelum Dr. Zulkifli menyampaikan kuliah umum, Ra Tohir terlebih dahulu mengenalkan Bata-Bata kepada Dr. Zulkifli. Banyak yang dipaparkan oleh beliau, mulai dari Program yang ada, Moto, serta latar belakang santri Bata-Bata yang notabene dari kalangan keluarga yang tingkat ekonominya di bawah rata-rata namun memiliki kualitas yang luar biasa. Tidak hanya itu, beliau juga menyampaikan jika Bata-Bata tidak menerima bantuan apapun dari pemerintah, apalagi jika berbau politik. “Bata-Bata tidak menerima bantuan dari siapapun,” dauhnya dalam sambutan sebelum kuliah umum dimulai.

Dalam kulaih umum tersebut, Dr. Zulkifli menceritakan bagaimana dirinya bisa sampai seperti sekarang. Mulai dari cerita masa kecilnya yang mengalami kesulitan untuk menempuh pendidikan, sampai harus merantau dari Lampung sampai ke Jakarta. Bahkan beliau mengatakan jika santri Bata-Bata tidak melebihi atau sama dengan beliau, berarti santri tersebut sangat parah. “Jika Saya dari latar pendidikan yang buruk bisa sukses, apalagi santri Bata-Bata yang sudah langsung berada di sumber ilmunya,” katanya. (Asa)