Fashdu, Usaha Menjalankan Pengobatan Ala Nabi

SAJJAD Senin, 29 Oktober 2018 19:30 WIB
293x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren Ponpes Muba

Bata-Bata Guna melestarikan pengobatan nabi yang hampir punah dan jarang dikenal masyarakat masa kini, Tibbun Nabawi Ponpes Muba (TNB MUBA) mengadakan Ngaji Tibbun Nabawi dengan tema “Mengenal Aplikasi Fashdu” pada Ahad,(28/10/2018). Seminar yang bertempat di auditorium PP. MUBA itu berlangsung dengan kondusif, hal itu dibuktikan para peserta masih tidak beranjak dari teori awal sampai praktek.

Ngaji kesehatan tersebut, dihadiri dari beberapa pesantren yang berada di pulau Madura. Antara lain Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan (Empat Kabupaten Madura) yang notabenenya mereka sudah membuka pengobatan ala Tibbun Nabawi di rumah masing-masing.

Abu Hanafi selaku pemateri di acara tersebut menyampaikan, “Seorang penterapi harus pintar-pintar mendiagnosa para pasiennya, agar memberi tindakan yang sesuai pada si pasien tersebut.” Tegas beliau menyampaikan materinya kepada para peserta.

Sedangkan tentang pengobatan fashdu itu sendiri dia menyampaikan bahwa fashdu itu hampir sama  dengan donor darah bedanya itu dari segi keadaan si pasien tersebut. Dengan artian, keadaan pasien baik dalam keadaan sehat maupun sakit tetap bisa difashdu.

Sebelum acara berakhir, semua peserta mempraktekkan hasil belajarnya bersama, sehingga materi yang dari awal dipelajari tidak sia-sia dan terbukti hasilnya. Juga di akhir acara, Habibullah selaku Direktur TNB MUBA berharap, Tibbun Nabawi tidak monoton di bidang pengobatan ala nabi saja, melainkan bisa mengembangkan berbagai bidang pengobatan seperti TCM china (tradisional chinese medition), sehingga bisa menjadi the real doctor yang redy for use di mata masyarakat. “TNB harus menunjukkan bukti nyata pada masyarakat.” (Ris/Jad)