Pengurus Forum ISKOP Adakan Rapat Bersama Anggota

HAFID Rabu, 14 November 2018 21:35 WIB
102x ditampilkan Galeri Headline Kabar Pesantren Iskop

BATA-BATA – Pengurus forum Ikatan Santri Kokop (ISKOP) Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata. Mnebgadakan rapat rapat bersama seluruh anggota iskop. Rapat tersebut ditempatkan di lantai dua Madrasah Barat senin malam (12/11/2018) kemaren. Rapat itu, membahas mengenai acara yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 november 2018. Selain itu, rapat yang dihadiri oleh puluhan anggota iskop tersebut. Membahas mengenai desain acara yang ditempatkan di Desa Tlokoh kediaman Walid (anggota iskop).

Tujuan diadakannya rapat bersama seluruh anggota Forum Iskop tersebut. Supaya seluruh anggota bisa tahu tempat dan tanggal acara yang akan dilaksanakan nantinya. Selain hal tersebut, Suhairi selaku ketua penitia acara itu menambahkan dan berharap seluruh anggota ikut serta dalam mensukseskan acara nanti dengan cara menghadiri acara tersebut. “ kami sangat berharap kalian bisa hadir demi terlaksananya dan suksesnya acara nanti” harapannya.

Forum tertua yang pertama kali ada di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata itu. Mengadakan acara tengah tahunan sudah menjadi rutinitas bagi Forum Iskop dengan konsep acara yang berbeda-beda. Diantaranya adalah mengadakan Mosabaqoh Kiraatil Kutub (MKK) pada tahun 2016, dan  Pengajian Akbar yang dikemas dengan seminar pada tahun 2017, dan juga acara lainnya.

Namun pada acara yang akan dilaksanakan nanti pada saat liburan peasantren, penitia pelaksana mendesain acaranya dengan Maulid Nabi Bersama Dan Ngaji Bersama. Sekaligus prakata-prakata dari para alumni-alumni yang memang sudah tidak menjadi kepengurusan di Forum Ikatan Santri Kokop (ISKOP) dan sudah boyong dari Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata.

Salman al-Farisi selaku ketua dari Forum Ikatan Santri Kokop (ISKOP) memaparkan saat memberi sambutan pada rapat tersebut. “Santri harus masuk organisasi khususnya santri yang dari Kokop, sebab banyak manfaatnya hidup berorganisasi. Pertama melatih mental ketika sudah keluar dari pesantren, kedua orang organisatoris bisa mengetahui fungsi-fungsi dalam organisasi dan juga bisa menambah pengalaman yang sebelumnya tidak pernah didapatkan dan tidak hanya itu saja. Oleh karena itu mari kita berproses untuk menjadi orang yang sukses. Bagaimana caranya? Salah satunya dengan cara disiplin terhadap waktu, untuk Hadir tepat waktu pada acara nanti. Karena acara ini bukan acara kami melainkan acara kita, sukses dan tidaknya acara tergantung pada kita.” (Aruf)