Ngaji Silat, Cetak Santri Kuat dan Taat

SAJJAD Sabtu, 12 Januari 2019 10:43 WIB
502x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren PonpesMubaPekanNgaji4

BATA-BATA – Pekan Ngaji 4 Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata datangkan pemeran film Wiro Sableng, Herning Sukendro, Pendiri, dan pengurus perguruan pencak silat Komanda Barisan Anti Anarkis (Kobra), untuk mengisi Ngaji Silat. Ngaji silat tersebut dilaksanakan di halaman madrasah barat, Jumat, (11/1/2019).

Herning Sukendro, atau yang lebih dikenal dengan Keken ditunjuk menjadi penyampai materi pertama kali. Namun, Kenken tidak langsung masuk pada penyampaian materi, melainkan masih memperkenalkan diri. Hal tersebut dilakukan karena masih banyak santri yang tidak kenal beliau.

Ketidak kenalan terebut dikerenakan film Wiro Sableng yang beliau perani termasuk film lama. “Saya perkenalan diri, soalnya saya lihat wajah adik-adik santri masih banyak yang tidak kenal dengan saya,” katanya.

Selanjutnya, Kenken menyampaikan bahwa pencak silat adalah seni untuk membela diri, bukan untuk bahan menampakkan kesombongan apalagi mencelakaan orang lain. “Silat untuk menjaga diri, bukan bahan kecongkaan,” tambahnya.

Kenken juga mengajak para santri untuk main film layar lebar yang berjudul Jaka Semblung yang diprokdusinya sendiri. “Mungkin ada yang mau ikut main film saya?” Tanyanya.

Setelah Kenken menyampaikan materinya, dia juga mengajak  santri untuk memperaktekkan jurus-jurus Wiro Sableng. Mulai dari, Jurus Kunyuk Melempar Buah sampai jurus pukulan matahari, yang dibarengi dengan tawa para santri.

Setelah Kenken menyampaikan materi, selanjutnya materi disampaikan oleh para pengurus kobra. Dalam penyampaiannya, seorang Pendekar seharusnya jangan lupa pula akan ilmu agamanya. Jadi, seorang pendekar yang baik adalah pendekar yang juga paham akan ilmu agamanya. “Pendekar hebat adalah pendekar yang paham akan ilmu agama,” katanya. (Aruf/Jad)