Wanita Mulia Harus Berpendidikan

ANIES Sabtu, 12 Januari 2019 08:22 WIB
307x ditampilkan Headline Berita Kabar Pesantren

Bata-Bata – Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata, Desa Panaan, Palengaan menggelar ngaji (seminar. red) tafsir, kemarin (11/1). Dua pemateri dihadirkan untuk mengulas ngaji dengan tema khazanah tafsir Indonesia; dari hermeneutika hingga ideology.

Keduanya merupakan pemateri yang ahli dibidang tafsir. Yakni KH Bahaudin Nursalim seorang mufassir asal Rembang, Jawa Tengah dan KH Abdul Ghaffar Mimun, putra dari pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang.

KH. Bahaudin Nursalim mengulang tentang islam dan wanita. Menurutnya, untuk menjadi wanita yang mulia harus berpendidikan. Wanita dituntut untuk memiliki pengalaman dan ilmu yang luas.

“Setiap manusia harus belajar, khsususnya wanita. Karena untuk menjadi wanita yang mulia, mereka harus berpendidikan,” katanya.

Sementara, KH Abdul Ghaffar Maimoen menambahkan, pada hakikatnya antara laki-laki dan perempuan memiliki hak dan kewajiban yang sama. Hanya, mereka harus bisa menyesuaikan dengan kodrat masing-masing.

“Hakikat antara pria dan wanita memiliki hak dan kewajiban yang sama. Bedanya, bentuk tugasnya, karena hal itu disesuaikan kodratnya masing-masing,” papar Dr. KH Abdul Ghaffar Maimoen, Lc. MA.

Santriwati sangat antusias mengikuti kegiatan yang bertempat di halaman madarasa putri. Selain memang ingin mengeruk kajian tafsir lebih dalam, juga dikarenakan tertarik dengan materi. (Sum/Luk)