Ngaji Komunikasi Politik; Bangku Pemeriantahan Harus Diisi Oleh Santri

SAJJAD Sabtu, 19 Januari 2019 16:27 WIB
87x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren PonpesMubaPekanNgaji4

Bata-Bata  Untuk yang kesekian kalinya, Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata kedatangan tamu Istimewa. Tamu-tamu tersebut yaitu; Dr. H. Fadli Zon ,S.S., M.Sc (Wakil DPR RI), H. Fahri Hamzah, S.E (Wakil DPR RI), dan H. Nizar Zahro, SH.,M.Pd  (Anggota DPR RI).

Kedatangan ketiga tamu nasional tersebut untuk memeriahkan acara Pekan Ngaji 4. Dimana, ketiga tamu yang sudah sering tampil di layar kaca tersebut dijadikan pemateri dalam Ngaji Komukasi Politik. Ngaji tersebut diletakkan di halaman madrasah barat, Sabtu, (19/01/2019).

Acara tersebut tidak hanya dipadati oleh para santri dan asatidz saja. Namun juga antusiasme masyarakat yang membeludak. Hal terebut terbukti dengan penuhnya lapangan madrasah barat oleh para tamu yang hadir. Bukan hanya itu, acara tersebut juga dihadiri oleh pihak kepolisian, sebagai upaya pencegahan jiga ada sesuatu yang tidak diinginkan.

Dalam pemaparan materinya, ketiga pemateri mengajak santri untuk ikut andil dalam dunia politik. Karena, orang-orang pesantrenlah yang memiliki ilmu keagamaan yang insyaallah cukup membawa Indonesia dan juga Islam lebih maju. “Kami berharap para santri, untuk mengisi bangku politik yang ada,” Kata Dr. H.Fadli Zon,S.S.,M.Sc yang hampir sama dengan uangkapan pemateri yang lain.

Pemateri juga menambahkan, jika bangku politik tidak ditempati oleh para santri. Maka, kursi politik akan diduduki oleh orang-orang dholim, yang hanya mengedepankan kepentingan pribadi. Nah, jika santri yang duduk di bangku pemerintahan, jalannya akan beda, dan akan menuju ke arah yang lebih baik. “Santrilah yang akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Tidak hanya itu, ketiga pemateri juga menceritakan perjuangan para ulama dan santri pada masa perebutan kemerdekaan Indonesia. Yang mana, pada saat itu ulama dan santri sangat berpengaruh dan menjadi sebab adanya kemerdekaan Indonesia.

Di Akhir pemaparanya, masing-masing pemateri juga mengajak para santri, alumni, dan masyarakat umum untuk memilih pemimpin negara yang benar-benar cocok untuk memimpin bangsa Indonesia. tidak cukup di sana, para memateri juga memaparkan tentang perkembangan ekonomi di Indonesia yang sedang merosot dan juga mengenai pemekaran pulau Madura menjadi Provinsi.

Sebelum ngaji tersebut ditutup, moderator membuka sesi tanya jawab mengenai semua pemaparan yang ketiga pemateri sampaikan. Dan lalu di akhiri dengan pemberian cendera mata kepada ketiga pemari oleh Dewan A’wan Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, RH Moh.Tohir Abd Hamid. (YAN/Jad)