IAI al-Khairat Gelar Seminar Internasional

SAJJAD Ahad, 20 Januari 2019 01:33 WIB
271x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren PonpesMubaPekanNgaji4

Bata-Bata – Dalam menyemerakkan acara Pekan Ngaji ke-4 di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata. Institut Agama Islam al-Khairat (IAI al-Khairat) Pamekasan adakan kegiatan seminar internasional dengan tema “Strategi Bisnis di Era Digital dalam Penguatan Ekonomi Umat” yang digelar fakultas ekonomi dan bisnis Islam IAI al-Khairat, Pamekasan Ahad (19/1) kemarin.

Kegiatan seminar internasional tersebut, mendatangkan narasumber dari 3 negara sekaligus, yaitu; Hj. Samali bin HJ. Adam (Direktur pusat perhubungan awam dan internasional Brunaei Darussalam), TGH. Anwar Hussain bin Ismail Ghaney (Imam besar masjid nasional Singapur), Prof. Datin Dr. Raihanah binti Haji Abdullah (Pengarah akademi pengajian islam universitas of malaya), Irzal Maryanto (General manager mandiri sejahtera Malaysia).

Kegiatan itu diikuti oleh ratusan peserta dengan perincian dosen, guru, dan mahasiswa-mahasiswi IAI al-Khairat serta seluruh cabang IAI al-Khairat. Tidak hanya itu, kamupus-kampus lain juga ikut andil untuk emeriahkan acara tersebut. Seperti; Universitas Madura (UNIRA), Universutas Islam Madura (UIM), dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pamekasan.

Rentetan acara tersebut dimulai dengan pembacaan surah al-Fatihah kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, yang dilanjutkan sembutan oleh Rektor IAI al-Khairat, Drs. H. Abdul Muin, M.pd., M.M, dan penyampaian materi dari masing-masing pemateri. Setelah penyampaian tersebut ada sesi tanya jawab, dan penutup.

Tujan kegiatan tersebut disampaikan Di akhir sambutannya oleh Pak Muin – sapaan akrap (Drs. H.Abdul Muin, M.pd., M.M). Dengan adanya  kegiatan tersebut, diharapkan bisa menambah pengetahuan dan seluruh yang hadir bisa mengambil ilmu dari pemeteri yang sudah didatangkan jauh-jauh dari luar negeri. “ Kita harus memikirkan sesuatu yang memberi hikmah, dan menambah ilmu baru dari kegiatan ini,” harapannya.

Semua peserta sangat antusias mengikuti kegiatan seminar tersebut. Itu dibuktikan dengan banyaknya peserta yang ingin bertanya mengenai materi yang disampaikan oleh pemateri itu. Sebelum berakhir, moderator menyimpulkan materi-materi yang sudah disampaikan oleh pemateri. “Saya akan menyimpulkan sedikit, kemajuan ekonomi bergantung kepada kemajuan teknologi, dan faktor negara Islam kurang maju dalam era digital, dikarenakan kurangnya dana yang disediakan untuk tujuan penyelidikan dan inovasi dalam teknologi,” jelasnya. (Aruf/Jad)