Taekwondo Bata-Bata Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT)

HAFIDZ Senin, 29 April 2019 18:44 WIB
596x ditampilkan Galeri Headline Berita

Bata Bata - Pondok pesantren Mambaul Ulum Bata Bata tidak hanya mengembangkan keilmuan dan kebahasaan saja, akan tapi dari segi seni beladiri pun juga tidak mau kalah, yang dulunya hanya seni beladiri Cobra, sekarang sudah bertambah Taekwodo dan Karate. (ahad/28/04/2019)

Beberapa minggu yang lalu beladiri Karate Bata- Bata telah melaksanakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang pertama kalinya dan kali ini tinggal UKT Taekwondo Bata-Bata yang dilaksanakan di Master Gym Pamekasan yang beralamatkan di Jl. Raya Nyalakan 178 Pamekasan yang dilaksanakan mulai dari jam 08.00 sampai dengan 11.30 WIB, UKT tersebut melibatakan semua dojang atau tempat latihan taekwondo yang ada di Pamekasan.

Dari 20 peserta  taekwondo Bata-Bata yang ikut UKT hanya 14 dan selebihnya nyusul lantaran beberapa kendala, peserta dari Dojang Bata-Bata semua masih sabuk putih untuk naik ke sabuk kuning. Makinun Amin selaku bagian dari Bidang Otonom Pesantren sekaligus sebagai peserta UKT, memaparkan "kalau peralihan sabuk itu, jika lulus, berubah dari sabuk putih beralih pada sabuk kuning, bisa saja langsung ke sabuk kuning strip, jika memang benar- benar menguasai materi-materi setelahnya, karena kami masih baru, kurang lebih sekitar 2 bulanan belajar, besar kemungkinan hanya bisa naik satu sabuk yaitu dari sabuk putih ke sabuk kuning"

Semua peserta dari Dojang Bata Bata merasa cemas karena UKT ini merupakan pertama kalinya, tapi kecemasan tersebut berkurang dikarenakan UKT tersebut  dilaksanakan secara berkelompok sehingga membuat para peserta dari Dojang Bata-Bata merasa lebih tenang.

Terkait kelulusan UKT, hal tersebut ditentukan oleh Pemprov Jawa timur melalui hasil UKT yang diuji oleh sabemnim Sudiyanto, beliau merupakan salah satu pengurus Pemprov Taekwondo Jawa timur sekaligus sabemnim atau guru besar di Dojang Bata-Bata. Adapun hasilnya nanti akan dikirim ke Pemprov Jawa timur, kemudian diproses melalui Pengurus Besar Taekwondo Indonesia dan hasil kelulusannya masih menunggu hasil keputusan tersebut.

"Harapan saya, karena taekwondo Bata-Bata masih seumur jagung, paling tidak naik satu tingkat meskipun tidak langsung dua tingkat ke sabuk kuning strip, harapan saya semoga peserta dari Dojang Bata-Bata lulus semua, agar menjadi penyemangat pada latihan selanjutnya" imbuhnya.