IMABA Bangkalan Gelar Lomba Hafidz Cilik II Sekaligus Santunan Anak Yatim

HAFIDZ Selasa, 28 Mei 2019 09:42 WIB
316x ditampilkan Galeri Headline Berita

Bata-Bata - Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Mahasiswa Bata-Bata (DPW IMABA) Bangkalan mengelar Lomba Hafidz cilik II sekaligus Santunan Anak Yatim dan Buka bersama IKABA-IMABA. Minggu (26/05/2019). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an dengan tema “Membumikan Al-Qur’an untuk Generasi Qur’ani”.

Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB, dimulai dengan Opening Ceremony yang dimeriahkan oleh Grup Banjari Universitas Trunojoyo Madura. Dilanjutkan dengan Lomba Hafid’z Cilik II yang diikuti oleh 40 peserta dari dua kategori yang ada; kategori I (usia 3-7 tahun) sedangkan kategori II (anak usia 8-10 tahun). Sedangkan juri berjumlah 4 orang yang didatangkan dari Lembaga Tahfidz Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata.

Adapun Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama IKABA-IMABA dimulai pukul 15.30 WIB yang bertempat  di Balai Penyuluhan Telang, Kamal, Bangkalan. Dalam acara ini, panitia mendatangkan 32 anak yatim dari Yayasan Nurul Huda Bangkalan. Kemudian  mengundang beberapa anggota dan pengurus IKABA daerah Bangkalan serta senior IMABA Bangkalan yang sudah sarjana.

Ketua umum DPW IMABA Bangkalan, Ismu Abdullah Zaki mengatakan “Kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan IMABA Bangkalan dan semoga ini akan berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Kalau kemaren tanpa santunan, harapan untuk selanjutnya semoga akan tetap seperti ini”.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi anak-anak untuk mencintai Al-qur,an sejak dini, sehingga nantinya bisa menjadi generasi Qur’ani. Sedangkan untuk santuan anak yatim kami mengharap menjadi penyambung tangan masyarakat untuk berbagi kepada anak yatin karana  setengah dari harta kita itu adalah milik anak yatim dan orang-orang yang tidak mampu. Acara ini sengaja mengundang IKABA dengan harapan untuk menjalin silaturrahmi agar tercipta ukhuwah islamiyah dan juga bisa bertukar pengalaman yang hal itu sangat bernilai positif bagi tareta-taretan IMABA”. Pungkasnya

Menurutnya masyarakat Bangkalan khususnya pendamping peserta merasa senang  dan antusias dengan diadakannya lomba tersebut. Lomba ini menguji kemampuan anak didikinya sejauh mana dia menghafal Al-Qur’an. Selain itu, masyarakat sangat mengapresiasi dengan diadakannya santunan anak yatim, sehingga cukup banyak donasi yang disumbangkan oleh berbagai kalangan masyarakat untuk ikut andil memberikan sedikit rejekinya dalam kegiatan ini.

Selain itu, acara ini bekerja sama dengan Pegadaian Bangkalan, yang sangat memberikan kontrtribusi dalam suksesnya acara ini. Bahkan dalam diskusi singkat dengan panitia, pihaknya menyarankan untuk tahun depan Lomba ini bisa diadakan se-pulau Madura dan pegadaian siap menjadi partner untuk jenjang berkelanjutan. (Imam)