LPBA Kuasai Catur, GRAHA X Menangkan Futsal

SAJJAD Rabu, 14 Agustus 2019 17:04 WIB
128x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren GETARIA 1440 H

Bata-Bata – Antusiasme peserta lomba dan santri secara umum nyatanya tidak surut di hari terakhir tasyriq, Rabu (14/08/2019) tahun 1440 H kali ini. Menyisakan 2 perlombaan, tak surut semangat santri untuk memenuhi arena pertandingan. Di mana 2 lomba tersebut yaitu catur dan futsal. Catur dilaksanakan pagi hari, sementara futsal di sore hari.

Dalam cabang lomba catur, 5 delegasi telah lolos ke babak semifinal. Untuk diambil 3 besar dan memperebutkan juara, terlebih dahulu panitia mempertandingkan 4 delegasi, lalu masing-masing delegasi yang kalah akan kembali bertanding dan pemenangnya melawan delegasi kelima. Dari duel tersebut, pemenangnya akan menyusul dua delegasi yang telah menang sebelumnya. 1

5 delegasi tersebut yaitu, M2KD, daerah O, JQ, daerah C, dan LPBA. M2KD harus tunduk dari daerah O sementara JQ berhasil menyingkirkan daerah C. Selanjutnya, berdasarkan regulasi yang ada, M2KD harus melawan daerah C untuk menentukan lawan LPBA. M2KD berhasil menang, namun ia harus mengakui kehebatan delegasi dari LPBA yang berhak masuk 3 besar.

Kemudian di babak 3 besar, sistem yang digunakan yaitu sistem poin. Di mana peserta akan bertanding masing-masing dua kali dengan dua lawan berbeda. Poin yang dikumpulkan berdasarkan pada pion catur yang berhasil digugurkan. Semakin kuat pionnya, semakin tinggi poin yang didapatkan. Lantas dari pertandingan yang dilaksanakan, delegasi dari daerah O berhasil mengumpulkan 25 poin, JQ mengumpulkan 41 poin, sedangkan LPBA juga mengumpulkan 41 poin.

Pertandingan ulang pun dilakukan untuk delegasi dari JQ dan LPBA. Pertandingan tersebut berlangsung sangat sengit. Pertandingan tidak kunjung usai hampir 2 jam. Bahkan, di antara keduanya terjadi remis, dan berdasarkan regulasi perlombaan yang dianggap menang adalah peserta yang menggunakan papan hitam. Pada kesempatan tersebut, LPBA ternyata yang berada di papan hitam. Berdasarkan hal tersebut, LPBA sebagai juara 1, JQ sebagai juara 2, dan daerah O sebagai juara 3.

Selanjutnya dalam cabang lomba futsal, daerah P yang sehari sebelumnya dipermalukan oleh delegasi dari FIKI'S, akhirnya mengobati lukanya dengan kemenangan atas daerah K dengan skor tipis, 3-2. Sempat unggul di awal babak pertama, daerah P kemudian tertekan memasuki menit ke 15. 2 gol cepat kemudian bersarang ke gawangnya. Untungnya, sebelum babak pertama usai, daerah P berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Gol sulit sekali tercipta. Namun, takdir baik akhirnya berpihak ke daerah P. Di menit ke 46, daerah P berhasil menambah angka menjadi 3-2 hingga peluit akhir dibunyikan. Daerah P akhirnya menjadi juara ketiga, sementara daerah K memperoleh predikat tim fair play, dan Abdul Aziz, anggota tim daerah K menjadi top skor dengan 9 gol.

Kemudian di babak final, tersaji duel seru antara tim terkuat dan tidak terkalahkan, GRAHA X melawan tim kuda hitam yang mengejutkan, FIKI’S. Tidak ada yang menyangka kalau badan otonom yang khusus mengkaji fikih secara praktis dan subtantif tersebut bisa lolos ke final. Namun, harapan besar yang mereka usung berupa gelar juara akhirnya sirna. Permainan taktis dan disiplin belum cukup menghentikan permainan cepat dan enerjik dari GRAHA X. Bahkan, mereka harus mengakui kehebatan GRAHA X dengan skor telak 0-5. (Ans/Dha)