Maktuba Adakan Wisuda XVI

SAJJAD Ahad, 3 November 2019 21:00 WIB
69x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren Maktuba Maju

Bata-Bata – Maktab Nubdatul Bayan (MAKTUBA) pondok pesantren mambaul ulum bata-bata kembali menggelar wisuda yang ke XVI dengan peserta dari pondok kecil dan tahakhasus. Acara tersebut ditempatkan di halaman takhassus tepatnya di panggung utama milik maktuba sabtu kemarin, (03/11/19).

 Acara yang dimulai dari jam 80.00 WIB itu dibuka dengan pembacaan surah alfatiha bersama. Dan dilanjutkan pembacaan nafiri kalam ilahi, dan disusul oleh acara selanjutnya melantunkan sholawat badar, sambutan dari panitia Shohibul Izar dan penanggung jawab MAKTUBA RKH. Abdul. Mu’in Bayan AMZ, kemudian prosesi wisuda XVI dan penobatan wisuda terbaik dan acara terakhir penutup.

Adapun peserta wisuda keseluruhan 257 orang. Dari 257 orang itu ada yang fokus terhadap kitab Faroid, Arud, Usul fiqh dan kitab Jauhar. semua kitab tersebut difahami meenggunakan bahasa asing seperti Bahasa Mandari dan Bahasa Inggris. Dari 257 peserta itu hanya dibimbing oleh 30 asatid yang ada di maktuba, mereka mempersiapkan anak didik hanya selama 1 bulan dalam melakukan latihan khusus.

RKH. Abdul Mu’in Bayan AMZ selaku pengasuh dari Maktab Nubdatul Bayan (MAKTUBA), mendoakan sekaligus berpesan kepada semua peseta wisuda agar tidak meninggikan diri karena bisa wisuda “semoga ilmunya bisa bermanfaat. Dan Jangan merasa paling pintar, karena diatas langit masih ada langit lagi yang masih tinggi,” pesannya.

Acara Itu berlangsung dengan meriah. Hal tersebut terbukti suara tepuk tangan dari para undangan dan wali santri saat peserta menjawab semua soal yang diberikan oleh para pendomonstrasi. Baik dari penanya wajib dan penanya umum. Dan juga acara wisuda XVI MAKTUBA itu membuat para undangan terbahak-bahak, dikarenakan pemahaman para peserta wisuda menggunakan bahasa mandarin yang sebagian dari para tamu udangan tidak faham dengan jawban para peserta wisuda pada saat itu.

Shohibul izar selaku ketua panitia dari acara wisuda xvi itu berharap kepada semua santri yang diwisuda, agar tidak merasa paling baik dari santri yang lainnya karena diwisuda. “Sebelumnya saya ingin mengucapkan alhamdulillah dan semoga ilmu para teman-teman santri yang diwisuda bisa bermanfaat dan berguna bagi masyarakat amin,” harapnya.(Aruf/Jad)