Prof. Nashruddin Baidan Bekali Santri Materi Seputar Teologi

ADMINPESANTREN Rabu, 15 Januari 2020 23:40 WIB
188x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren PEKAN NGAJI 5 Ngaji Teologi

Bata-Bata – Saat berlangsungnya pagelaran International event Pekan Ngaji 5 di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (Ponpes Muba), panitia mengadakan seminar ‘Ngaji Teologi’. Dalam seminar tersebut pihak panitia mendatangkan pemateri, seorang ahli tafsir yang berasal dari Surakarta, yakni; Prof. Dr. Nashruddin Baidan, guru besar Institut Islam Negeri Surakarta. Acara tersebut digelar di mushalla putra Ponpes Muba, Rabu malam, (16/01/2020).

Seminar yang dimulai pada jam 19.30 tersebut, dihadiri oleh 5000 orang, baik dari kalangan santri Ponpes Muba, alumni, asatidz, dan masyarakat sekitar. Di awal seminar, Ustadz Rusdi kholil selaku pemandu jalannya seminar, membagi alur seminar menjadi dua bagian, sesi pertama penyampaian materi, sedangkan sesi kedua yaitu diskusi interaktif.

Penyampaian materi berjalan dengan kondusif, efektif dan efisien. Hal itu seiring dengan antusiasme para audience dalam mengikuti dan menyimak apa yang disampaikan oleh pemateri. Di tengah-tengah menyampaikan materinya, Prof. Dr. Nasruddin Baidan, sesekali menanyakan materi yang disampaikan kepada peserta, “Apa yang dimaksud teologi?” tanya pria yang beralamatkan di Kota Solo itu. 

Selain itu, pemateri juga memberikan landasan-landasan ajaran pokok yang harus diterima tanpa adanya keraguan dalam hati seseorang, yang disebut sebagai landasan dogmatis. “Ada tiga landasan kita dalam mengikuti suatu ajaran. Pertama Akidah, kedua Akhlak dan yang ketiga Ibadah,” jelasnya saat penyampaian materinya.

Salah satu peserta seminar, Ma’ruf asal Bangkalan mengaku puas dengan materi yang diberikan. “Awalnya saya tidak tahu landasan dogmatis itu apa. Tapi setelah mengikuti seminar ini, alhamdulillah jadi tahu,” ungkapnya saat mengikuti seminar Ngaji Teologi itu.

Sebelum menutup materinya, Prof. Dr. Nashruddin Baidan berharap yang disampaikannya bisa dipahami dan dimengerti. Beliaupun menambahkan “Semoga bermanfaat ilmu yang sudah kita diskusikan, aamiin” harapnya menjelang diakhirinya seminar pada malam itu. (Ruf/Ans)