Dua Mahasiswa Bata-Bata Jadi Paper Presenter di Johor Malaysia

ADMINPESANTREN Rabu, 12 Februari 2020 18:28 WIB
1449x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren Prestasi Alumni

Bata-Bata – Santri Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (Ponpes Muba) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Kali ini prestasi tersebut datang dari taretan Imaba Pamekasan dan Surabaya atas nama Imroatul Mufidah dan Roni Gunawan. Mahasiswa dari dua perguruan tinggi yang berbeda ini berhasil lolos seleksi dalam acara yang bertajuk 7th Johor International Student Leaders Conference di KSL Hotel and Resort Johor Malaysia, Senin-Rabu (09-12/02/2020).

Acara yang digelar selama tiga hari tersebut tidak hanya diisi dengan presentasi. Banyak serangkaian acara yang digelar seperti konferensi internasional, Cultural Tour ke Museum Kota Tinggi dan Perkampungan Semenchu, Farewell Dinner, dan sosialisasi HAB. Dari 30 peserta yang lolos seleksi, 3 di antaranya berasal dari Indonesia. “Seluruh peserta jumlahnya 30 presenter. 3 dari Indonesia yaitu saya, Roni, dan seorang mahasiswa asal Surakarta. Sisanya berasal dari negara-negara yang berbeda seperti Jepang, Somalia, dan lain-lain”, ungkap Imroatul Mufidah saat diwawancarai redaksi.

Imroatul Mufidah – mahasiswi jurusan tadris Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri Madura – tersebut menuturkan bahwa seleksi yang dilaksanakan memang terbilang ketat, “Saya awalnya dapat kabar tentang acara ini dari teman saya di Surabaya, terus saya coba daftar untuk jadi paper presenter. Alhamdulillah saya bisa lolos seleksi abstract dan dapat LOA untuk ikut presentasi”, cerita mahasiswi semester 6 tersebut.

Alumni lulusan tahun 2017 tersebut mengaku sangat senang dapat terpilih menjadi peserta paper presenter di Negeri Jiran, Malaysia. Ia merasa mendapatkan kesan yang luar biasa selama mengikuti serangkaian acara spektakuler di luar negeri bersama dengan pelajar manca negara. “Bagi saya ini adalah acara yang complicated. Saya tidak hanya dapat wawasan dan pengalaman baru, tapi juga memperluas networking. Saya selama di sana merasa bahwa perbedaan sama sekali tidak ada, semua seperti halnya keluarga”, ungkapnya bercerita.

Di lain pihak, Roni – sapaan akrab Roni Gunawan – menyebutkan bahwa terpilihnya ia sebagai paper presenter adalah anugerah yang luar biasa, “saya awalnya tidak menyangka dapat terpilih. Tapi, Alhamdulillah, dengan kesempatan besar ini banyak hal yang dapat saya bawa pulang ke Indonesia”, ujar mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya jurusan Teknik Sipil tersebut. (Ans/Dha)