Minikom Lepas 520 Peserta Didiknya

ADMINPESANTREN Senin, 30 Maret 2020 23:24 WIB
438x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren Demonstrasi Massal

Bata-Bata – Prakom Mini (Minikom) Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (Ponpes Muba) gelar lepas pisah peserta yang diwarnai dengan demonstrasi massal. Acara tersebut dilaksanakan di aula madrasah Senin malam (30/03/2020).

Semenjak tahun ini, santri yang masih berstatus kelas 7 MTs atau SMP memang sengaja diasramakan secara khusus oleh pihak pengurus pesantren guna mendalami bidang kutubuddiniyah lebih dini sembari mengenali kultur pendidikan yang ada di Ponpes Muba “Alasan mengapa anak-anak yang baru masuk SMP atau MTs diasramakan khusus, supaya para asatidz mudah memberi pandangan tentang  Pondok Bata-Bata ini” tegas Ustadz Fauzan Syakir selaku Ketua Minikom.

Oleh karena itulah, dalam kesempatan ini, sebelum mereka beranjak naik ke kelas 8, pihak pengelola Minikom berinisiatif menggelar lepas pisah yang disertai dengan unjuk kebolehan peserta selama mengikuti program pembinaan di asrama Minikom. Total ada 520 santri yang bakal dilepas dari asrama Minikom untuk kembali ke daerah masing-masing atau menekuni bidang keilmuan lainnya di badan otonom yang berbeda.

Sementara, dalam kegiatan demonstrasi kali ini, kitab yang menjadi pegangan sekaligus bahan evaluasi untuk didemonstrasi massal adalah kitab Futuhul Mannan. Dimana kitab ini di dalamnya membahas dasar-dasar ilmu Nahwu dan juga ilmu Shorrof. Bahkan selain didemonstrasi kitab materinya, ada sebagian anak didik Minikom yang disoal kitab Alfiyah Ibn Malik. Dimana anak tersebut sudah mencapai hafalan sebanyak 600 bait.

Menariknya dalam acara tersebut, penyoal tidak hanya terdiri dari pengelola yang ada di Minikom. Akan tetapi pengelola Minikom turut mengundang penyoal dari Dewan Ma’hadiyah, kepala sekolah dan kurikulum sekolah baik dari jenjang MTs, SMP dan yang lainnya.

Di akhir acara, dikemas dengan serah terima jabatan antara ketua minikom defisioner yakni Ustadz Fauzan Syakir dengan ketua definitif yakni ustadz Miftahus Surur. (Ruf/Dan)