Musabaqah Fahmil Imriti, Upaya Kembali ke Fitrah

ADMINPESANTREN Senin, 20 Juli 2020 22:36 WIB
77x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren

Bata-Bata – Setelah peresmian GETARIA (Gema Takbir Idul Adha) 1441 H berhasil digelar 4 hari lalu, kini saatnya aneka perlombaan Getaria mulai dipentandingkan, Senin malam (20/07/2020). Di antara sekian lomba yang digelar, salah satunya yaitu Musabaqah Fahmil Imriti (MFI) yang bertempat di panggung utama lapangan baru Daerah S.

Sebelum memulai perlombaan, perwakilan dari setiap regu diminta menghadap para juri untuk menentukan undian soal pokok. Dalam mekanismenya, perlombaan hanya didesain dengan satu kali babak, yaitu jawab soal pokok. Soal pokok yang berhasil dijawab benar mendapatkan poin 100, sementara jawaban yang salah atau tidak dijawab dikurangi 25. Soal dengan jawaban yang salah atau tidak dijawab berhak dilempar ke regu yang lain dengan tambahan poin 75 bila benar dan dikurangi 100 bila salah. Sampai berita ini dibuat, delegasi yang berhasil melaju ke putaran selanjutnya yakni badan otonom Al-Fann, Kastaqim dan Daerah P.

Koordinator umum lomba Getaria, ustadz Abd. Basith mengatakan bahwa diadakannya event Musabaqah Fahmil Imriti (MFI) bertujuan untuk mengembalikan gairah santri pada fitrahnya sebagaimana Bata-Bata dahulu, “Selain mencetak santri di bidang bahasa dan seni, tak lupa pula untuk kembali ke fitrah yang dulu yaitu kutubiyah”, ujarnya. (San)