Malam Literasi Santri Tahap II, Lebih Berbobot

ADMINPESANTREN Kamis, 8 Oktober 2020 22:37 WIB
544x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren Kasi Literasi Dan Informasi

Bata-Bata — Malam Literasi Santri edisi bulan September-Oktober memasuki tahap II pada Kamis malam (08/10/20) yang digelar di lapangan selatan Daerah S. Semua santri Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (Ponpes Muba) berbondong-bondong menghadiri dengan antusias malam literasi santri tahap II kali ini.

Malam literasi santri tahap II ini merupakan lanjutan dari malam literasi santri tahap I yang diadakan pada Senin, (28/09/20) lalu. Peserta presentasi buku dan kitab yang membludak mengharuskan panitia menggelar acara tersebut menjadi tiga kali tahapan. “Jumlah peserta presentasi buku dan kitab adalah 50 orang. Tahap I kemarin memadai hanya untuk 15 peserta. Alhamdulillah, malam ini lebih banyak, yaitu 18 peserta. Sedangkan sisanya, 17 peserta akan tampil di tahap III yang insya allah akan digelar malam Selasa yang akan datang,” papar Ustadz Zainullah, seksi Literasi dan Informasi Pondok Pesantren.

Malam literasi santri tahap II tersebut juga tidak kalah menarik daripada malam literasi santri sebelumnya. Semua santri fokus menyimak, mendengarkan dan bahkan mencatat apa yang dipresentasikan oleh para peserta. Sebut salah seorang dari mereka bernama Nur Hasan. Dia mencatat hal-hal penting yang dipresentasikan oleh peserta, terutama yang berkaitan dengan kitab. “Malam ini adalah malam literasi santri tahap II. Berbekal pengalaman di malam literasi santri sebelumnya, saya coba berinisiatif untuk membawa alat tulis guna mencatat poin-poin penting yang disampaikan presentator. Apalagi yang disampaikan tidak hanya di satu bidang ilmu saja, jadi ilmu yang didapat akan bervariasi” ucapnya kepada redaksi.

Di lain pihak, salah seorang peserta presentasi yang juga merupakan Pimpinan Redaksi Lembaga Pengembangan Jurnalistik, Ma’ruf, menuturkan bahwa peserta yang tampil pada tahap II kali ini lebih berkompeten dan buku atau kitab yang dibawakan lebih berbobot. “Saya merasa kualitas buku yang dipresentasikan oleh para peserta tadi sangat berbobot. Penyampaian mereka juga lugas. Mungkin, karena ini sudah masuk di tahap II, jadi peserta lebih siap,” pungkasnya. (Ha)