Berawal Rasa, Melahirkan Tiga Karya

ADMINPESANTREN Sabtu, 10 Oktober 2020 12:56 WIB
424x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren

Bata-Bata – Menulis sering kali bermula dari hal-hal yang cukup sederhana. Itu pula yang dialami oleh seorang alumni Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (Ponpes Muba), Imroatul Mufidah. Sebagaimana hasil wawancara redaksi, Sabtu (10/10/2020), ia menceritakan motivasi dirinya untuk giat menulis berbekal sebuah rasa. Merasa bahagia membaca tulisan orang lain dan bermaksud membahagiakan orang lain dengan membaca tulisan-tulisannya.

Saat ini, setidaknya sudah ada tiga karya tulis wanita berkacamata kelahiran Camplong Sampang tersebut dalam bentuk buku. Buku pertama lahir di bulan Juli lalu berjudul “Dosenku, Mahasiswa Saya”, yang ditulis bersama dosen IAIN Madura sekaligus alumni Ponpes Muba, Mr. Abd. Wafi. Karya selanjutnya terbit di bulan Agustus dengan judul “Jejak Kaki di Tanah Malaysia” sebagai buku solo pertamanya. Adapun buku ketiganya masih proses layout di penerbit dengan judul “Allah Itu Romantis”.

Sebagai seorang mahasiswa santri, Imroatul Mufidah tidak luput menyelipkan pesan-pesan agamis dalam pembahasan buku-bukunya. “Melalui tulisan saya, saya selalu menyelipkan sisi religius di dalamnya. Semoga tulisan saya selalu bermanfaat untuk umat,” paparnya. Ia pun menambahkan bahwa kebiasaan menulis telah ia tekuni semenjak kecil, “Tulisan pertama saya adalah puisi bertemakan laut. Maklum saya anak pesisir, jadi laut adalah jatuh cinta pertama saya. Dengan menulis, saya merasa bebas berekspresi dan berimajinasi,” tambahnya.

Mahasiswa Prodi Tadris Bahasa Inggris IAIN Madura tersebut mengajak rekan-rekan santri lainnya untuk turut berkecimpung di dunia literasi. “Harapannya, semoga semakin banyak muda-mudi yang tertarik untuk ikut andil dalam meningkat literasi di Indonesia, terutama buat teman-teman santri, mari berdakwah melalui literasi,” harapnya. (Ans/Zuy)