OSIS MA-MTs Ajak Santri Cintai Nabi

ADMINPESANTREN Kamis, 3 Desember 2020 22:09 WIB
138x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren

Bata-Bata – Segenap jajaran kepengurusan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mambaul Ulum Bata-Bata mengadakan Khitobah Akbar. Acara tersebut diselenggarakan pada Kamis Malam, (03/12/20), bertempat di halaman madrasah barat.

Acara yang dihadiri oleh seluruh santri tersebut, dihadiri pula oleh jajaran asatidz Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah. Tak lupa pula turut hadir, Ketua Dewan Ma’hadiyah, Ustadz Kholilur Rohman yang sekaligus menyambut kegiatan tersebut. Dalam sambutannya Ustad Kholilur Rohman menyampaikan kekhawatirannya kepada para pemuda zaman sekarang. Mereka seakan lupa terhadap Nabi Muhammad saw dan malah lebih mengidolakan para pemain sepak bola. Beliau juga berharap dengan adanya acara ini para santri bisa mengambil hikmah. “Jadi ke depannya kalian sekiranya bisa lebih cinta kepada Nabi Muhammad dan menjadikan Beliau sebagai role model  dalam hidup kalian,” harapnya.

Di segmen berikutnya, masuk pada acara inti yang dikemas dengan tabligh akbar, diisi oleh KH. Kholil Kawakib selaku alumni Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata Bata. Beliau juga sebagai pengajar di Madrasah Aliyah sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Pasongsongan Sumenep. Beliau didampingi oleh fasilitator Ustad Ahmadi Nahrawi yang juga merupakan alumni Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata dan turut mengajar di Madrasah Aliyah.

Pada acara tersebut, Kiai Kholil – sapaan akrab KH. Kholil Kawakib – banyak menyampaikan kepada para santri terkait pentingnya istiqamah dalam mencintai Nabi dan menjadikannya sebagai teladan dalam semua aspek kehidupan. Beliau juga tak sungkan untuk berpuisi langsung di hadapan para santri tentang mahabbah kepada Nabi.

Usai tabligh, Ustadz Ahmadi – sapaan akrab Ustadz Ahmadi Nahrawi – memberikan peluang kepada para santri untuk bertanya secara langsung kepada Kiai Kholil dalam sesi dialog interaktif. “Bagaimana cara mensosialisasikan shiroh-shiroh Nabi kepada mereka yang berkiprah di luar pesantren? Ditinjau masih kurangnya wawasan masyarakat awam akan shiroh Nabi,” tanya Abqori, salah seorang siswa kelas 11A1. (Qi/Ko)