Peluang Besar Santri Peroleh Beasiswa YTB

ADMINPESANTREN Rabu, 10 Februari 2021 23:32 WIB
437x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren Kasi Isaba Dan Imaba

Bata-Bata – Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Ikatan Mahasiswa Bata-Bata (IMABA) Turki menggelar sosialisasi perguruan tinggi dan beasiswa YTB Turki. Kegiatan sosialisasi tersebut diletakkan di aula pesantren, Rabu malam (10/2) pukul 20.00 WIB/16.00 TRT.

Kegiatan yang diselenggarakan atas hasil kerjasama dengan Kasi. ISABA dan IMABA Pondok Pesantren tersebut diikuti oleh 56 peserta, baik dari kalangan santri aktif kelas akhir, santri purna tugas, pengurus IMABA Turki, perwakilan DPP IMABA, dan asatidz pesantren. Sosialisasi tersebut diselenggarakan via google meet dan live Instagram.

Selain pengurus IMABA Turki, dihadirkan pula sebagai pemateri, Muhammad Ikram, B.Sc, mahasiswa pasca sarjana teknik sipil di Karadeniz Technical University. Sedangkan yang bertindak sebagai moderator adalah Muhammad Sobrun Jamil, alumni Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata yang sedang menempuh pendidikan sarjana hubungan internasional di Karabuk University.

Dalam materinya, Muhammad Ikram menyampaikan tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk mendapatkan beasiswa YTB, mulai dari seleksi berkas hingga interview pelamar beasiswa. Mahasiswa yang sudah dua kali mendapatkan beasiswa YTB tersebut juga menjelaskan keunggulan penerima beasiswa YTB. “YTB adalah beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Turki bagi pelamar internasional di berbagai jurusan di universitas-universitas Turki. Beasiswa ini merupakan beasiswa penuh mulai dari biaya kuliah, asrama/tempat tinggal, biaya perjalanan, asuransi kesehatan, hingga tunjangan setiap bulannya”, jelasnya.

Kasi. ISABA dan IMABA Pondok Pesantren, Ustadz Fauzan Syakir pun turut menambahkan bahwa maksud diselengarakannya sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman dan cara mendapatkan beasiswa YTB kepada santri yang berminat melanjutkan pendidikannya di Turki. “Semoga peluang untuk santri Bata-Bata memperoleh beasiswa YTB semakin besar hingga pada akhirnya mereka dapat melanjutkan pendidikannya di Turki dengan nyaman”, pungkasnya. (Ans)