(BDC) Bata-Bata Debate Club; Langkah Awal Menuju Oxford

ADMINPESANTREN Kamis, 25 Februari 2021 22:59 WIB
724x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren Kasi Literasi Dan Informasi

Bata-Bata – Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (Ponpes Muba) mengadakan program debat ilmiah untuk para santri dengan tajuk BDC (Bata-Bata Debate Club). Program ini secara perdana diselenggarakan di Aula Perpustakaan Al-Majidiyah pada Jumat malam, (25/02/2021).

Program debating yang diagendakan rutin tiap pekan tersebut, merupakan program pesantren yang dikonsep langsung oleh pengasuh, RKH. Moh. Thohir Abd. Hamid. Dalam sebuah kesempatan saat kajian Ihya’ Ulumuddin, beliau menuturkan bahwa program ini (red. BDC) terinspirasi dari program debating yang rutin digelar di Oxford University. “Program debat ini melahirkan menteri-menteri luar negeri yang piawai menjadi juru bicara dan ahli melontarkan argumentasi”, dauh beliau di sela-sela kajian.

Tidak hanya konsep, dalam pelaksanaan BDC perdana kali ini, pengasuh Ponpes Muba turut menentukan delegasi apa saja yang akan berdebat beserta tema yang akan diperdebatkan. “Yang akan memulai debat perdana adalah delegasi dari M2KD dan LPBA. Sementara temanya yaitu Majlis Shalawat. Kedua badan otonom besar ini akan beradu argumentasi tentang kebenaran majlis shalawat tersebut”, dauh beliau.

Saat debating dimulai, setiap delegasi dari M2KD dan LPBA sama-sama mengeluarkan argumentasi yang menggugah. Suasana debat pun kian memanas dengan kehadiran supporter dari masing-masing delegasi yang memberikan dukungan sembari menonton di area halaman Daerah O via live screen proyektor. Tidak lupa pula, perdebatan semakin menarik dengan dipandu oleh moderator yang mengatur kemeriahan acara yaitu Ustadz Abd. Basit.

Pada akhir debat, untuk menentukan pemenang di antara kedua delegasi, dilakukan penilaian voting yang dilakukan oleh 50 juri yang terdiri dari kalangan asatidz dan santri pilihan yang tidak berasal dari kedua otonom tersebut. Berdasarkan hasil voting, LPBA dari kubu kontra dinyatakan sebagai pemenangnya dengan memperoleh 31 suara, sementara M2KD sebagai kubu pro memperoleh 19 suara.

Berdasarkan hasil wawancara redaksi kepada Ustadz kholilurrohman selaku ketua Dewan Ma’hadiyah Ponpes Muba, beliau mengatakan, “Mengapa acara DBC ini ada? yaitu untuk memotivasi santri agar gemar membaca. Kalau tidak membaca, tidak mungkin mereka semua bisa tampil dengan baik barusan”. Beliau juga berpesan kepada peserta yang sudah tampil untuk tidak berpuas diri dan terus semangat belajar, “Kalian belum menang, terus semangat dan jangan menyerah”, pungkasnya di penghujung wawancara. (RI)