Tiga Kali Juara Umum Getaria, M2KD Berencana Undur Diri

ADMINPESANTREN Senin, 26 Juli 2021 23:16 WIB
1684x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren

Bata-Bata – Penutupan lomba Gema Takbir Idul Adha (GETARIA) 1442 H Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata Pamekasan berlangsung meriah. Acara penutupan sekaligus pemberian hadiah kepada para pemenang lomba tersebut diletakkan di lapangan selatan Daerah S, Senin malam (26/07).

Pada penutupan Getaria tersebut, Majelis Musyawarah Kutubuddiniyah (M2KD) menjadi juara umum dengan total nilai 26 poin. Moh. Zainullah selaku direktur M2KD menyampaikan bahwa kemenangan ini diraih atas dasar persiapan yang matang dari sebelum perlombaan ini dimulai. “Sebelum lomba GETARIA  ini dimulai, kami memang sudah melakukan persiapan dari jauh-jauh hari,” tuturnya.

Adapun peserta yang diikut sertakan sebagai delegasi M2KD adalah warga M2KD sendiri sekaligus dari Lembaga Binaan M2KD (LBM). “LBM itu meliputi Prakom dan Alumni Prakom (Arkom). Mereka kami ikutkan sebagai peserta lomba agar M2KD bisa mencetak kader baru. Selain dari LBM, kami juga memberangkatkan anggota M2KD untuk ikut berpartisipasi dalam ajang perlombaan GETARIA tahun ini,” jelasnya pada tim redaksi.

Santri kelas dua belas Madrasah Aliyah tersebut juga menjelaskan bahwa M2KD rata-rata menjuarai perlombaan yang bersifat ilmiah. “Kami ini rata-rata juara dalam bidang ilmiah, seperti Musabaqah Fahmil Imrithi (MFI), Musabaqoh Fahmil Alfiah (MFA), dan masih banyak lagi lomba ilmiah yang kami juarai. Adapun dari lomba non ilmiah, M2KD hanya mendapatkan satu juara yaitu lomba kafilah” jabarnya.

Bahkan dirinya memaparkan bahwa M2KD akan undur diri dari perlombaan GETARIA ini apabila seluruh warga M2KD menyetujuinya. “Kalau anggota M2KD setuju, kami akan undur diri dari perlombaan GETARIA ini. Dan nantinya anak-anak M2KD akan mewakili daerah mereka masing-masing, karena kami merasa bahwa M2KD itu tidak seharusnya ikut lomba di internal pesantren. Biar jadi kebanggaan tersendiri bagi semua daerah dan badan otonom yang lain. Maka dari itu kami berniat tidak ambil bagian di perlombaan Getaria tahun depan. Sebab, kenyataannya M2KD mampu bersaing di eksternal pesantren dan pulang membawa juara,” paparnya.

Selain itu, dia juga berpesan kepada semua peserta lomba dan kepada santri secara umum untuk tetap semangat dalam belajar agar bisa menorehkan prestasi yang gemilang. “Bagi semua peserta lomba, teruslah tingkatkan potensi dan semangat kalian agar bisa berprestasi dan menjadi orang hebat. Terus semangat untuk berkompetisi dan berkompetisilah dengan sehat, dan bagi santri yang masih belum ikut lomba Getaria tahun ini, harus menyiapkan dirinya agar bisa ikut serta dalam ajang perlombaan Getaria di tahun berikutnya. Adanya lomba ini harus dijadikan motivasi dan evaluasi diri. Belajarlah dengan semangat agar terbiasa dan nantinya apabila kalian dipilih sebagai peserta lomba, tidak merasa gugup,” tutupnya di penghujung wawancara. (Zal)