PHBI Motivasi Hijrah Santri

ADMINPESANTREN Selasa, 10 Agustus 2021 06:33 WIB
564x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren

Bata-Bata – Sebagai bentuk memperingati sekaligus merayakan tahun baru Islam 1443 H, kepengurusan Organisasi Siswa Intra Sekolah Madrasah Aliyah (OSIS MA) mengelar acara Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) yang dikemas dengan bentuk seminar bertajuk “Momen Hijrah dalam Konteks Kebiasaan Baik Santri dan Peradaban Baik Islam”. Seminar tersebut digelar Senin malam, (09/08/2021) bertempat di halaman madrasah barat.

Selain dihadiri oleh seluruh santri, turut hadir dalam pelaksanaan seminar tersebut, ustadz Muzammil Imron selaku Kepala Madrasah Aliyah, Ustadz Thola’al Badruh selaku Kepala Madrasah Tsanawiyah juga ketua Dewan Ma’hadiyah serta jajaran asatidz lainnya.

Dalam sambutannya, Ustadz Muzammil menegaskan bahwa pelaksanaan PHBI ini merupakan kegiatan rutin. Namun tidak berarti terkesan biasa saja, “Mari tetap kita terus niati pelaksanaan ini sebagai bentuk menghormati syiar-syiar Allah dan syahrullah (Bulan Allah, Red),” ajak pria lulusan Universitas al-Azhar tersebut. Beliau juga berharap para santri bisa mamaknai hakikat dari tahun baru Islam itu sendiri, “Sekiranya bisa menjadi motivasi sekaligus aksi hijrah bagi para santri,” harapnya sebelum mengakhiri sambutan.

Bertindak sebagai pemateri dalam pagelaran seminar PHBI tersebut yakni Ustadz Ahmadi Nahrawi, S.HI selaku alumni Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata yang mana tercatat sebagai Ketua II Dewan Ma’hadiyah masa bakti 2018-2020 serta pengajar aktif di MA Mambaul Ulum Bata-Bata. Beliau ditemani oleh Ustadz Miftahus Surur sebagai moderator.

Dalam pemaparannya pemateri menjelaskan secara gamblang apa itu muharrom dan apa itu hijrah secara sosial dan historis. “Hijrah itu merupakan start atau awal dari daulah islamiyah menuju kekuatan yang luar biasa. Terbukti 50 tahun pasca hijrah, Islam sudah menguasai setengah dunia,” jelas mantan Ketua Dewan Ma’hadiyah tersebut. Di sisi lain Ustadz Ahmadi prihatin melihat dewasa ini kebanyakan masyarakat khususnya pemuda cenderung lebih condong dan semarak ketika tahun baru masehi, “Sekiranya lebih antusias dan menyemarakkan tahun baru Islam, karena hakikatnya inilah tahun baru kita,” pungkasnya di akhir materi.

Di sisi lain, antusiasme santri begitu membuncah, terbukti ribuan santri begitu khidmat mengikuti jalannya seminar PHBI tersebut yang tentunya tanpa melupakan protokol kesehatan, “Kami tetap menghimbau para santri agar menjaga jarak dan tentunya memakai masker,” jelas Noval Mahdiansyah selaku ketua panitia pagelaran seminar PHBI tersebut. (Fud)