MOSBA Putri Gelar Seminar Bertajuk Generasi Alpha

ADMINPESANTREN Jumat, 13 Agustus 2021 05:30 WIB
512x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren Muba Putri

Bata-Bata – “Bata-Bata, berjiwa salafi, berpemikiran global, dan berakhlak terpuji,” merupakan password pada pelaksanaan MOSBA (masa orientasi santri baru), yang kembali diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata Putri selama empat hari, dimulai sejak hari Selasa (10/08/2021) sampai Jum’at (13/08/2021). Dengan rangkaian program yang variatif dan progresif, kegiatan rutin untuk menyambut santri baru ini bertujuan untuk mengenalkan Bata-Bata, baik secara kultur maupun falsafahnya. Profil, visi, misi, karakteristik, kegiatan pendidikan intra maupun ekstra, kegiatan ubudiyah, kajian kitab, nadzafiyah, dan segala dimensi kehidupan yang terdapat dalam pesantren disampaikan, sebagai bekal pengetahuan untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, agar para santri baru siap secara mental dan skill akademik untuk berlayar di lautan ilmu yang begitu luas, yakni Bata-Bata.

“Menurut saya pribadi, santri baru itu ibarat anak kecil yang cenderung lebih cepat memberi respon terhadap hal-hal yang baru. Dan hal ini merupakan tugas besar bagi kami (red.pengurus) untuk mengenalkan dan memberi asupan budaya yang baik bagi mereka”, tutur ustadzah Lailatul Bardriyah selaku ketua pengurus PP. Mambaul Ulum Bata-Bata Putri.

Kegiatan yang bertempat di halaman madrasah ini diikuti oleh semua santri baru, dengan jumlah peserta sebanyak lima ratus dua puluh tujuh peserta. Selain kegiatan yang bersifat pengenalan internal kepesantrenan, santri baru tahun 2021 juga dibekali pengetahuan yang bersifat global, sesuai dengan passwordnya, bahwa Bata-Bata berpemikiran global. Termasuk dari serangkaian kegiatan MOSBA, adalah sebuah seminar dengan tema “Menggali Potensi Menuju Generasi Alpha yang Berakhlak dan Berprestasi”, diisi langsung oleh ibu Evi Febriani, selaku Direktur Eviera Permata Counsulting (EPC) pada Kamis malam (12/08/2021), pukul 20.30-22.00 WIB.

Ibu Evi menjelaskan, bahwa setiap pribadi memiliki kecerdasan dan potensi, hanya saja bagaimana untuk mengembangkannya kembali pada individu masing-masing. Orang yang mau mengembangkan diri, maka ia akan menjadi pribadi yang produktif. Dan pondok pesantren merupakan tempat yang tepat untuk kita belajar, khususnya bagi genarasi Alpha yang tumbuh, hidup, dan berkembang bersama teknologi. Karena di pesantren, apapun yang dilakukan selalu disertai dengan adab. 

MOSBA menjadi ruang bagi santri baru untuk menunjukkan bakat yang dimiliki guna kemudian dikembangkan, serta mengenali potensi yang ada pada dirinya, yang mungkin selama ini masih belum disadari. Menurut panitia, antusias peserta begitu tinggi. Hal itu tampak dari semangat para santri baru dalam mengikuti setiap serangkaian kegiatan dengan tertib dan kompak bersama kelompok masing-masing. (Red/Zuy)