Anas Fauzi, Penghulu Viral Berikan Tips Rumah Tangga Bahagia

ADMINPESANTREN Ahad, 9 Januari 2022 11:32 WIB
867x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren Pekan Ngaji 7

Bata-Bata— Pernikahan merupakan sunnah yang diperintahkan Nabi Muhammad kepada seluruh ummat nya. Bahkan orang yang membenci pernikahan diancam keluar dari golongan umat Muhammad. Maka dari itu, panitia Pekan Ngaji 7 mengadakan seminar bertajuk, “Ngaji Pernikahan; Menjemput Berkah dengan Nikah, Sakinah, Mawaddah, juga Rahmah”. Acara yang dilaksanakan pada minggu (9/1) tersebut mengudang KH. Anas Fauzi sebagai pemateri. 

Penghulu yang viral di jagat Tiktok karena wejangan-wejangannya yang menggelitik tersebut menyampaikan seputar komponen dalam membina rumah tangga Bahagia, salah satunya yakni aspek psikologis. Menurutnya, kemampuan untuk saling introspeksi diri dan menurunkan ego menjadi pondasi hubungan pernikahan.

“Mampu merasakan kekurangan diri dan mengakui kelebihan orang lain”, Jelasnya.

Ia juga menguraikan tips untuk membahagiakan istri adalah dengan menjaganya dalam hal fisik yakni tidak main tangan, psikis, hingga memberikan kecukupan dalam nafkah finansial. ”Bila kau pikir tentang keenakan berarti angan-angan masa depanmu, rumah tangga bahagia akan hancur. Tidak usah diangan-angan kapan waktunya makan, kalo udah waktunya makan mesti datang itu makanan”, Ungkap pemateri menasehati peserta seminar yang menyesaki Musholla Pondok Pesantren Mambaul ulum Bata-Bata (Ponpes Muba).

Tidak hanya memaparkan materi, seminar yang dimoderatori oleh Wahyudi Effendy itu juga melakukan dialog interaktif dengan peserta seminar. “Saya mau nanya Pak Kyai, bagaimana cara memilih Wanita sholehah pada zaman sekarang ini? Kan saat ini banyak Wanita yang kelihatan sholehah di luar tapi dia joget joget depan kamera alias kenak penyakit Tiktok.” Tanya seorang santri asal kota sampang.

Pengasuh Pondok Pesantren Ar-Razzaq Malang, jawa Timur tersebut merespon dengan memberikan penjeasan bahwa Wanita shalihah tidak dinilai dari penampilan saja, tetapi yang lebih utama yakni akhlaknya. 

 “Apabial kau pandang, kau tersenyum dan senang, apabila kau pinta dalam urusan kebaikan dia menanggapi dengan tersenyum. Jika ditinggal suami untuk bekerja, ia menjaga harta benda suami dan dirinya”, tegasnya memberikan jawaban. (Hur/Riz/Mas).