Untuk membentuk lingkungan dan kondisi yang mendukung terhadap kegiatan belajar santri secara individu, maka disediakan waktu khusus untuk kagiatan belajar tersebut dengan durasi waktu satu jam (20.30-21.30 WIB) pada malam-malam biasa dan dua jam pada hari efektif fakultatif yaitu pada kegiatan semester (20.30-22.30 WIB). Pada durasi waktu ini, santri diberikan kesempatan untuk belajar sesuai dengan jadwal belajar berdasarkan kelas masing-masing.

Saat program ini dilaksanakan, kegiatan santri tidak bias dilepaskan dari belajar secara individu. Sehingga seluruh system di PP. mambaul Ulum Bata-Bata diarahkan hanya untuk mensukseskan kegiatan belajar. Santri tidak diperbolehkan melaksanakan kegiatan selain belajar di asrama-masing-masing. Kecuali jika kegaiatan lain tersebut telah mendapatkan restu dari pengasuh.

System yang digunakan dalam program ini adalah dengan menutup seluruh unit pertokoan dan sarana umum lainnya yang tidak ada hubungannya dengan belajar. Untuk blok asrama gedung, belajar dilakukan dengan menempakan siswa berdasarkan jenjang dan kelas. Hal ini dilakukan agar santri dapat menikmati kegiatan belajar individu dan belajar bersama sekaligus. Sementara untuk blok asrama gedek, santri diharuskan belajar di kamar masing-masing.

Untuk menertibkan pelaksanaan kegiatan belajar pada jam belajar khusus ini, dibentuk tim ketertiban khusus yang diberi nama Tim Taftisy Hadis. Tim Taftisy Hadis adalah singkatan dari Tim Taftisy Halaqah Dirasiyah. Tim ini bertugas untuk memantau dan mengarahkan santri pada saat jam belajar khusus agar digunakan sebagaimana fungsinya.

Jika ditemukan santri yang ternyata melakukan kegiatan lain, seperti bergurau, tidur atau membaca dan mempelajari buku dan bacaan lain yang tidak ada hubungannya dengan pendidikan pesantren, maka yang bersangkutan akan mendapatkan teguran dan disanksi sesuai dengan undang-undang yang berlaku, yaitu belajar dengan berdiri didepan tim taftisy hadits yang yang lain.