Bermodal Amanah, Kepemimpinan Akan Barokah

ADMINPESANTREN Senin, 22 Maret 2021 12:13 WIB
1015x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren Pekan Ngaji

Bata-Bata — Di hari yang kelima, panitia Pekan Ngaji 6 mengajak santri untuk berpengalaman dalam menjadi pemimpin. Tema seminar kali ini sangatlah bagus yaitu “Cara Menangani Masyarakat Secara Efektif dan Efisien”. Bersama dengan Bapak H. Slamet Junaidi yang saat ini menjabat sebagai Bupati Sampang. Santri sangat nikmat mendengarkan pemaparan pada Ngaji Manajemen Masyarakat tersebut yang diletakkan di musholla putra (22/03/21).

Seminar kali ini merupakan kali pertamanya seminar yang dihadiri langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, RKH. Moh. Thohir Abd. Hamid. Beliau sangat merespon dan takjub dengan kepemimpinan bapak Slamet, “Menjadi pemimpin tidaklah harus mempunyai title, cukup bermodal amanah dan berwibawa saja sudah cukup. Dan saya dapati itu pada beliau. Beliau bahkan tidak menerima mobil dinas,” terang Direktur Pekan Ngaji tersebut.

Bapak Slamet menjelaskan bahwa pribadinya memang tidak menerima mobil dinas, “Saya tidak menerima mobil dinas, saya sendiri punya mobil, dan hal tersebut tidak salah karena saya mau membantu negara,” paparnya.

Dia juga memaparkan, pihaknya tidak pernah sungkan untuk terjun secara langsung ke masyarakat, “Saya kalau di Sampang, jarang menggunakan baju dinas seperti ini. Saya biasanya memakai sarung dan kerjaan saya beserta rekan-rekan yang lain terjun langsung ke masyarakat. Karena faktanya, bupati, kepala desa, kepala daerah dan sebagainya dipilih untuk melayani masyarakat,” jelasnya.

Salim Segaf, M.Si sebagai moderator mengatakan, Bapak Slamet selaku Bupati Sampang sangatlah cocok untuk menjadi pemimpin, “Selain memang beliau memimpin mulai dari nol dan sekarang sudah bisa dikatakan berhasil, beliau juga multi fungsi, bisa bersosial baik di lingkungan manapun. Masuk pesantren bisa, kalangan pejabat bisa dan kalangan menengah ke bawah juga bisa. Bahkan beliau tadi bisa dikatakan bukan hanya menjadi pemateri, melainkan menjadi penceramah dikarenakan pemaparannya yang sangat lugas dan sopan,” pungkasnya di akhir pertemuan. (And)