IMABA; Sebuah Rumah Cinta Bagi CAMABA Bata-Bata

ADMINPESANTREN Jumat, 21 Mei 2021 07:27 WIB
223x ditampilkan Galeri Headline Artikel Ilmiyah Kolom Alumni

Oleh: Ahmad Kusairi PM*

Sudah tak asing lagi di kalangan para santri sebutan perguruan tinggi, bahwa setelah habis masa SMA-nya atau pengabdiannya mereka berlomba-lomba ingin masuk di perguruan tinggi lebih-lebih perguruan tinggi negeri. Hingga kita sebagai calon mahasiswa baru atau sering dikenal dengan sebutan CAMABA akan mencari kampus terbaiknya di maisng-masing wilayah, baik di Yogyakarta, Malang dan lain sebagainya. Tentu itu akan menjadi langkah awal untuk berproses di masa yang akan datang, dari situlah akan ketahuan semangatnya para calon mahasiswa baru tersebut.

Menjadi seorang mahasiswa tentu beda dengan seorang siswa, karena kita sebagai mahasiswa telah mempunyai sebutan atau legal stending yaitu kata MAHA, tentu sebutan MAHA disini tidak dimiliki oleh semua kalangan kecuali di kalangan mahasiswa saja. Sehingga kita sebagai mahasiswa dituntut untuk menjadi agent of change dan agent of control yanga akan merubah kehidupan bangsa dan agama. Menjadi seorang mahasiswa pula berarti kita diharuskan menjadi orang yang perbuatannya sesuai dengan perkataannya dan juga akan berlatih untuk mengurangi praduga dan mendasarkan pada analisa. Kita juga dituntut untuk menjadi generasi revolusioner, konseptor dan ekskutor bukan hanya event orgenizent. Karena sebab itu nantinya akan ada berbagai mahasiswa mulai dari mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang), mahasiswa kura-kura (kuliah-rapat) dan lain sebagainya, tentu hasilnya akan berbeda yang akan didapat oleh masing-masing mahasiswa tersebut.

Kata Mbak Nana (Najwa Shihab), “Ingatlah kehidupan kampus dengan terus mengasah. Jangan habiskan waktumu dengan berkeluh kesah.” Agar proses kalian nanti baik di kampus ada hasilnya, maka janganlah terus-terusan mengeluh bila saat kalian capek dan lain sebagainya karena memang seperti itu tugas mahasiswa yang sesungguhnya.

Ketika kita berbicara kultur yang terjadi pada maha santri Bata-Bata di dunia kampus, bagi mahasiswa baru/MABA tidak usah bingung dan repot-repot untuk mencari teman, kawan dan saudara di kota orang lain, karena di setiap wilayah bahkan berskala internasional pun sudah ada maha santri Bata-Bata yang kuliah disana. Sehingga bagi para mahasiswa baru tidak kebingungan lagi akan melangkah kemana dalam dunia kampusnya masing-masing, karena oleh para seniornya akan ditentukan langkah awalnya atau tips menjadi mahasiswa baru dalam dunia kampus.

Santri Bata-Bata yang kuliah baik dalam negeri ataupun luar negeri nantinya akan masuk dalam lingkup IMABA (Ikatan Mahasiswa Bata-Bata) yang mana dalam IMABA ini kita akan disambut hangat dan akan bernostalgia kembali terkait dengan kejadian yang selama kita mondok dulu. Bagi santri Bata-Bata tidak usah bingung lagi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, karena di setiap perguruan tinggi sudah ada kakak seniornya terlebih dulu tinggal kita hanya berkomunikasi sebaik mungkin ke depannya.

Nantinya oleh IMABA bagi mahasiswa baru tersebut akan diwadahi sebuah cinta, rasa memiliki dan juga sebuah pengalaman selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi, baik itu suka dan dukanya tentu itu akan menjadi sebuah ilmu yang kita harus petik manfaatnya. Di IMABA juga akan dijadikan tetap kultur-kultur pesantren yang pernah kita lakukan selama mondok mulai dari tawassul setiap malam Selasa dan Jumat itu tetap kita jalankan sebagai pendekatan diri kita pada snag pencipta-Nya.

Di IMABA, mahasiswa baru akan ditanamkan sebuah try khidmat IMABA untuk menanamkan sebuah padangan besar bahwa adanya IMABA disini bukan hanya sekedar organisasi yang diam saja, akan tetapi sebagai pencetak kader yang luar biasa dengan berawal dari religius akademis dan juga tranformatif yang mana kita sebagai lulusan pondok pesantren tentu harus mengembangkan salah satunya di antara ke-tiga itu, agar kita sebaga generasi bangsa dan agama tetap satu altar dan selaras dengan pondok pesantren kita.

*Penulis adalah Ketua Umum IMABA Malang, pernah menjabat sebagai Ketua I OSIS MA Mambaul Ulum Bata-Bata.