CGT Dibekali Metode Mengajar Kreatif

ADMINPESANTREN Selasa, 1 Juni 2021 21:42 WIB
792x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren

Bata-Bata – Siswa kelas akhir Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (Ponpes Muba) mengikuti serangkaian pembekalan sebelum diberangkatkan sebagai guru tugas (GT), Kamis, (3/6).  Pembekalan tersebut dilaksanakan di aula pesantren selama 2 hari sejak Senin (31/5) s/d Selasa (1/6).

Kegiatan pembekalan tersebut diisi oleh Kepala Madrasah Aliyah Mambaul Ulum Bata-Bata (MA Muba), Ustadz Muzammil Imron, dengan membawakan materi metode mengajar dan hakikat dari sebuah pengabdian. Seluruh Calon Guru Tugas (CGT) yang berjumlah 476 orang dari tingkat MA dan SMK mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias.

Dalam materinya, Ustadz Muzammil menyampaikan terkait metode mengajar yang harus dilaksanakan secara sistematis, interaktif, dan berupaya mencapai tujuan. “Metode mengajar itu ada banyak sekali, mulai dari yang konvensional sampai yang modern sehingga perlu memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada saat ini. Ada metode ceramah, tanya jawab, latihan, hingga discovery learning, yang semuanya harus diselaraskan dengan kondisi siswa yang ada di tempat tugas masing-masing,” jelas beliau.

Selanjutnya, Ustadz Muzammil juga menegaskan tugas inti dari seorang guru yang meliputi tiga aspek penting yakni mengajar, mendidik, dan melatih. “Tugas pertama adalah mengajar, memberikan pengetahuan (transfer of knowlodge) dalam artian kognitif. Tugas kedua adalah mendidik, menempa sikap dan moralitas siswa dalam artian afektif. Dan tugas ketiga adalah melatih, guna mengasah keterampilan anak didik dalam artian psikomotorik,” paparnya.

Di lain pihak, para CGT sangat senang dengan diadakannya kegiatan pembekalan tersebut. Dengan hal ini, mereka dapat mengetahui jenis-jenis metode pembelajaran yang kiranya dapat diterapkan di tempat tugas masing-masing. “Sangat bahagia tentunya dengan pembekalan ini. Kami benar-benar dibekali cara bagaimana menyusun metode yang baik dalam mengajar. Kami bahkan diberikan tips menghadapi nervous di depan kelas. Bagi saya komplit sekali,” ungkap seorang CGT bernama Supriyadi tersebut. (Ans)