Penutupan MOSBA Diisi dengan Motivasi Pendidikan

ADMINPESANTREN Kamis, 18 Agustus 2022 22:58 WIB
157x ditampilkan Galeri Headline Berita Kabar Pesantren

Bata-Bata Setelah usainya lima hari pelaksanaan seminar MOSBA, kini dilaksanakan penutupan MOSBA XXVI yang berlokasi di halaman Madrasah Barat pada Kamis malam (18/08). Acara penutupan ini dihadiri oleh Taufik Hidayah, S.I.Kom., M.I.Kom sebagai pemateri dalam seminar motivasi pendidikan. Karena hal itulah, pelaksanaan acara penutupan MOSBA kali ini berlangsung dengan sangat meriah.

Ketua Dewan Ma’hadiyah masa khidmat 2018-2020, Ustadz Imam Syafi’i, membuka acara tersebut dengan harapan berlangsung dengan lancar. Kemudian, acara kedua diisi dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an yang dilantunkan oleh Ustadz Sohibul Kirom. Selanjutnya acara ketiga yaitu menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Andika Pramuka Bata-Bata.

Ketua Dewan Ma’hadiyah saat ini, Ustadz Nurul Hidayat, juga menghadiri acara tersebut sekaligus memberikan sambutan. Beliau menyatakan bahwa adanya MOSBA adalah sebagai pupuk bagi santri baru sehingga mereka siap untuk menjalankan aktivitasnya sebagai santri. Beliau mengharapkan peserta MOSBA dapat dididik menjadi santri yang patuh terhadap kyai dan aturan pesantren. Tidak hanya untuk santri baru, perkataan tersebut juga ditujukan bagi santri lama agar mengingat tujuan mereka dalam menuntut ilmu.

Beliau juga mengharapkan santri memanfaatkan dan menjaga fasilitas pesantren setelah adanya beberapa perubahan menuju kemajuan pesantren. “Seluruh fasilitas dan program yang ada semata untuk berjalannya dan suksesnya pendidikan di pesantren ini,” ungkapnya. Beliau juga menegaskan agar santri dapat termotivasi dari adanya acara tersebut. “Ilmu hanya bisa dicapai dengan belajar yang sungguh-sungguh, barokah hanya akan didapatkan dengan mengabdi, dan ilmu manfaat juga akan didapatkan dengan patuh terhadap aturan yang ada di pesantren,” ujarnya.

”Kami para asatidz di pesantren hanya untuk mengabdi kepada Islam melalui media pondok pesantren dalam dakwah melanjutkan para sesepuh ulama Islam,” tambahnya. Perkataan tersebut ditujukan sebagai contoh dari para asatidz bagi semua santri tentang pengabdian terhadap pesantren.

Sebelum acara berakhir, terdapat sesi pemberian hadiah kepada peserta dan kelompok terbaik. Kemudian di akhir acara, Ketua Dewan Madrasiyah, Ustadz Qosim Ismail, memparipurnai dengan pembacaan doa. (Fn/3A/Rist)